Rabu, 14 September 2016

GUBUK REOT TEMPAT PSK LAYANI PELANGGAN BERTARIF MURAH, OH TERNYATA

Gubuk seluas dua kali dua meter itu hanya beralaskan tikar, beratapkan terpal. Dindingnya pun hanya dibalut dengan rongsokan triplek dan terpal yang disanggah hanya dengan bambu dan kayu-kayu rongsokan. Di sekitarnya adalah semak-semak.

Siapapun yang baru kali pertama melihat tidak akan menyangka bahwa sejumlah gubuk kecil dan lusuh itu adalah sarang PSK murahan yang berada di Jalan Himalaya Utara III, Banjar Kerta Sari, Desa Pemecutan Kaja, Denpasar Utara.

Saking murahnya tarif PSK di sana, setiap malam minggu tempat ini menjadi langganan anak-anak sekolahan, mulai dari usia sekolah dasar hingga usia SMA.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tempat prostitusi terselubung ini rupanya menyediakan layanan PSK yang sangat murah, mulai dari Rp 30 ribu sampai Rp 50 ribu sekali kencan.
Para PSK disana dominan yang sudah tua. Namun, ada pula beberapa yang berusia 20-an. Namun ada juga waria yang berkeliaran di sekitar lokasi tersebut.

Setelah menyepakati harga, pria hidung belang yang datang langsung diarahkan masuk ke gubuk kecil beratapkan terpal itu.

PSK disana diduga tidak aman alias rawan penularan HIV/AIDS.“Iya disana itu sarang kelamin, sarang HIV/AIDS, dan ternyata setiap hari rata-rata ramai saya lihat yang datang kesana.

Sebanyak 20-an PSK yang bekerja di sana. Tempat prostitusi yang sudah ada sejak empat tahun lebih itu disebut-sebut sudah dilindungi oleh aparat penegak hukum.Selain itu dan sudah ‘diamankan’ para preman.
Para PSK yang bekerja disana tinggal kost di sekitar lokasi tersebut. Apabila sudah pukul 20.00 wita, para PSK di sana sudah mulai keluar membuka layanan. 


Sumber: Tribunnews.com, Denpasar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Makna Tahun Baru: Momen Refleksi, Harapan, dan Awal yang Lebih Baik

  Makna Tahun Baru: Momen Refleksi, Harapan, dan Awal yang Lebih Baik Pendahuluan Tahun Baru selalu menjadi momen yang paling ditunggu ole...